Liburan memang sudah berakhir, bukan berarti penderitaan juga berakhir kan ? Saya mau menceritakan bagaimana cerita liburan saya. Agak gatal sih kalau gak cerita lewat blog ini tapi tetep harus mencari spot yang bagus untuk mencari yang namanya sinyal WIFI.
Baiklah, liburan tahun ini diliputi banyak cerita baik suka dan duka. Cerita duka jelas hadir dari berita transportasi di negeri kita. Sering jatuhnya pesawat, agak membuat saya khawatir untuk jalan-jalan namun kita doakan saja agar semua proses ini berjalan lancar dan baik. Disamping pesawat jatuh, penyangga atap rumah saya juga jatuh (sedih gak tuh..). Liburan agak terganggu juga namun yang namanya sudah liburan di kampung halaman, bagaimanapun kondisinya hati tetap tenang karena berkumpul dengan keluarga.
Berawal dari Pulau Batam, berangkat dengan gagah membawa 1 koper saja dengan pertimbangan hanya libur 2 minggu saja. Senyum merekah ingin segera sampai di rumah. "Pagi di Batam, malam sudah tidur di Jogja". Memang menyenangan kalau sudah bicara mengenai Jogja. Kota kelahiran yang nyaman untuk ditinggali.
Berawal dari Pulau Batam, berangkat dengan gagah membawa 1 koper saja dengan pertimbangan hanya libur 2 minggu saja. Senyum merekah ingin segera sampai di rumah. "Pagi di Batam, malam sudah tidur di Jogja". Memang menyenangan kalau sudah bicara mengenai Jogja. Kota kelahiran yang nyaman untuk ditinggali.
